Langsung ke konten utama

Postingan

[CREATE IT] Dua Ribu di Balik Pintu

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Benar adanya Bahwa pertemuan pertama akan meninggalkan rasa penasaran Dan sekarang, di sinilah aku Mencarimu Pun, ada yang mengatakan Adalah rasa rindu yang akan tersisa setelah pertemuan kedua Jikalau Tuhan memberi kesempatan kedua untuk bertemu Jikalau aku berhasil menemukanmu Apa yang harus dilakukan agar aku tak merindu? “Wah, saya lupa nggak bawa uang, Bu. Dua ribu lagi nanti siang saya bayar, ya?” “Iya nggak apa-apa.” “Sekali lagi maaf, Bu. Saya lupa. Saya pasti bayar kurangnya.” *** Sedikit pun ia tak ingin beranjak dari tempatnya. Kabar yang diantarkan sambungan telepon seminggu lalu masih terngiang jelas di telinganya. Menyakitkan. Memekakkan. Bahkan nyaris membuatnya kehilangan indra pendengaran. Ia tak menggubris ponsel yang menjerit berulang-kali. Sama sekali tak peduli. Meski yang harus menjadi taruhan adalah tanggalnya karir mapan yang telah bertahun-tahun digeluti. ...

[CREATE IT] Sisi Lain Sang Tempe

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم sumber: blognutrisi.wordpress.com Tempe? Apa yang pertama kali terbersit di kepala saat mendengar salah satu jenis penganan itu? Kacang kedelai? Atau jangan-jangan jadi inget temannya? Tahu?             Sejauh ini, di tengah-tengah masyarakat Indonesia khususnya, tempe dikenal sebagai salah satu makanan sederhana, yang tentunya berharga murah, akan tetapi sangat kaya akan kandungan gizi yang baik bagi kesehatan tubuh.             Namun di balik semua itu, ternyata telah banyak sepak-terjang yang dilalui sang tempe hingga kini ia bisa menjadi salah satu makanan yang diakui dalam kancah kuliner tingkat dunia.             Coba ulangi sekali lagi?             Iya, dunia. Tempe adalah salah satu peng...

[CREATE IT] Kenalan, Yuk?

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم “Itu semuanya riba.” Begitulah dia mengakihiri percakapannya dengan seseorang di seberang sana. Setelah dia menutup flip ponselnya, langsung saja aku menukas, “Apanya yang riba?” Lantas dia menjawab, “Iya itu, berbagai macam transaksi di bank. Seperti KPR, asuransi, bahkan haji dengan dana talangan pun riba.” Belum sempat aku menimpali, dia lebih dahulu melanjutkan kalimatnya, “Kemarin aku baca di facebook , katanya semua itu riba. Dan siapa saja yang berurusan dengan riba, Allah akan menimpakan kekurangan kepada dirinya.” Aku mengangguk kecil mendengarnya. Memoriku seakan terbang ke dalam kelas. Memutar kembali diskusi tentang tema serupa yang telah berulang-kali menggema di sana. Bukan hanya itu, ingatanku turut berhenti di surat Al-Baqarah ayat 275 dan beberapa ayat ke depan. (Ayat tentang riba juga bisa ditemukan di surat lain, seperti surat An-Nisa, Ali-Imran, tapi baru itu yang paling aku hafal ._.). Lalu dengan...